Rabu, 06 Mei 2015

PACU JALUR KUANTAN SINGINGI


Festival Pacu Jalur di Kuansing

 
Festival Pacu Jalur Riau
Kategori: Seni Budaya | Area: 
Kabupaten Kuansing (singkatan dari “Kuantan Singingi”), juga sering disebut dengan Rantau Kuantan atau daerah perantauan orang-orang dari Minangkabau. Di Kabupaten Kuantan Singingi ini ada sebuah perlombaan tradisional yang sangat populer, yaitu perlombaan “Pacu Jalur”. Festival Pacu Jalurmerupakan salah satu budaya kebanggaan masyarakat Provinsi Riau, khususnya masyarakat Kuantan Singingi.

Perayaan Peringatan Hari Besar

Peserta Festival Pacu Jalur, RiauFestival Pacu Jalur Taluk Kuantan adalah sebuah perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu panjang yang terbuat dari kayu pohon. Panjang perahu ini bisa mencapai 25 hingga 40 meter. Festival Pacu Jalur ini merupakan acara adat yang sudah turun temurun di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sejak ratusan tahun yang lalu, budaya tersebut sudah diselenggarakan oleh masyarakat Kuansing hingga sampai sekarang. Festival ini merupakan festival tahunan terbesar bagi masyarakat di daerah Kabupaten Kuansing, khususnya Taluk Kuantan. Karena di Kota Taluk Kuantan ini melintang Sungai Kuantan yang merupakan arena perlombaan Pacu Jalur ini.
Pada awalnya, Pacu Jalur hanya diselenggarakan oleh desa-desa yang berada di sepanjang Sungai Kuantan. Festival tersebut diadakan untuk memperingati sekaligus memeriahkan hari-hari besar umat Islam. Seperti Maulud Nabi, Idul Fitri atau Tahun Baru Muharam (1 Sura). Namun setelah kemerdekaan Republik Indonesia, Festival Pacu Jalur Kuantan juga diselenggarakan untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI. Biasanya festival ini dilaksanakan pada tanggal 23-26 Agustus setiap tahunnya di Pulau Sumatera.

Jalur/Perahu Pacu

Festival Perlombaan Pacu Jalur KuantanPacu Jalur Taluk Kuantan adalah sebuah permainan tim yang hanya dilakukan oleh kaum laki-laki yang berusia antara 15 sampai 40 Tahun. Sebuah tim akan berlomba dengan tim lainnya dalam mendayung perahu masing-masing. Dalam bahasa penduduk setempat, kata “Jalur” berarti “perahu”.
Jumlah pendayung perahu/Jalur berkisar antara 50 sampai 60 orang (tergantung dari panjang perahu). Anggota sebuah Jalur disebut “anak pacu” yang terdiri atas “Tukang Kayu”, “Tukang Concang” (komandan atau pemberi aba-aba), “Tukang Pinggang” (juru mudi), “Tukang Onjai” (pemberi irama di bagian kemudi dengan cara menggoyang-goyangkan badan), dan “Tukang Tari” (yang membantu tukang Onjai dalam memberi tekanan yang seimbang, agar Jalur dapat berjungkat-jungkit secara teratur dan berirama). Selain pemain, dalam lomba Pacu Jalur juga ada wasit dan juri yang bertugas mengawasi jalannya perlombaan dan menetapkan pemenang.
Sebagai catatan, ukuran dan kapasitas Jalur serta jumlah Anak Pacunya dalam lomba ini tidak dipersoalkan. Karena sebuah mitos, bahwa kemenangan ditentukan dari kekuatan magis yang ada pada kayu (yang dijadikan Jalur) serta kesaktian sang pawang dalam “mengendalikan” Jalur.

Dentuman Meriam

Perlombaan Pacu Jalur Taluk Kuantan memakai penilaian “sistem gugur”. Sehingga peserta yang kalah tidak boleh turut bermain kembali. Sedangkan para pemenangnya akan diadu kembali untuk mendapatkan pemenang utama. Selain itu juga menggunakan “sistem setengah kompetisi”. Dimana setiap regu akan bermain beberapa kali, dan regu yang selalu menang hingga perlombaan terakhir akan menjadi juaranya.
Perlombaan meriah ini dimulai dengan tanda yang cukup unik, yaitu dengan membunyikan meriam. Bagi Anda yang belum terbiasa mendengar suara meriam ini jangan kaget. Meriam ini digunakan karena bila memakai peluit, suara peluit  tidak akan terdengar oleh peserta lomba. Karena luasnya arena pacu dan hiruk pikuk penonton yang menyaksikan perlombaan.
Pada dentuman pertama Jalur-Jalur (perahu-perahu) yang telah ditentukan urutannya akan berjejer di garisstart. Pada dentuman kedua, mereka akan berada dalam posisi siap untuk mengayuh dayung. Dan setelah wasit membunyikan meriam untuk yang ketiga kalinya, maka dimulailah perlombaan Pacu Jalur tersebut. Setiap regu akan berlomba memacu (mengayuh) Jalurnya dan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk mencapai garis finish.
Sebelum acara puncak festival Pacu Jalur ini dimulai, Anda terlebih dahulu akan dihibur dengan penampilan tari-tarian dan nyanyian daerah untuk menghibur peserta dan masyarakat yang menyaksikan acara ini. Biasanya festival ini diikuti oleh ratusan perahu dan melibatkan ribuan atlet dayung. Festival Pacu Jalur Taluk Kuantan ini juga disaksikan oleh ratusan ribu penonton, serta menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Pastikan, Anda tidak melewatkan acara tahunan ini apabila tengah berlibur di Provinsi Riau.

SUMBER:GOSUMATRA.COM

Senin, 04 Mei 2015

CARITO LUCU KUANSING NGA IRUS

OPERATOR_CILAKO‬

Kadang-kadang operator seluler kurang jeli juo dalam memberikan pelayanan bagi user/ penggunanyo. Maslah Operator Penjawab misalnyo tongue emotikon grin emotikon
Operator penjawab otomatis kotu hp sesorang ru sedang mati, sebaiknyo kalau pengguna hp ru urang jantan maka pakailah suaro operatoryo jantan. grin emotikon dan Kalau yang punyo hape ru batino, mako suaro operatornyo harus batino. tongue emotikon grin emotikon
Iko supayo tidak tajadi kesalah pahaman bagi yang manelepon. Hahahaha grin emotikon grin emotikon
Iko onga sobuikkan dek la ado kejadian FATAL yang onga tomui. Nak obe kisahnyo po.. grin emotikon
‪#‎koha‬..
Sonjo. Kotu onga mancuci Vespa, udin datang tagopo-gopo. Sambial sosak ongok udin mangecek ;
Udin : “Nga.. Tolong den nga.! Omak den pensan.” Sosak ongok :’(
Onga : “Dek Apo Din..?” heran sambial malotakkan kain lap ka sitang vespa,
Udin : “Ek Copek Jola.! Mati nyo o le ma..!” mandosak sambial maelo tangan onga. grin emotikon
Ko yo parah mungkin ma. Dak biaso biawak go modek ko go ro.. pikiar onga dalam hati.
Kami pun satenga bakojar manuju rumah udin. grin emotikon
Sasampainyo di rumah udin ;
Omak udin memang sadang tatalontang di laman. :’( kaki narajang2. kapalo ngeleng2. cendo limbek kono tukual ngan tangkai cabak. tongue emotikon grin emotikon grin emotikon
Omak udin pun kami usuang bao kakamar. Udin di kaki. Onga di pungguang. tongue emotikon grin emotikon
Onga ambiak ayiar sagale. Onga basua muko omak udin. grin emotikon
Onga picik2 koniang omak udin ru. Onga lap lo dg ayiar liak. tongue emotikon
Omak udin pun nyolang.!! grin emotikon grin emotikon
Onga : “Abek Tako mak.?! Abek dek sampai co iko.?” Tanyo onga heran
Omak : “Bapak Ang Salingkuh Rus..!!” manangi godang2. :’( cry emotikon
Onga : “Abek Obe dek omak. Nampak dek omak po..” panasaran
Omak : “Indak Rus. Omak Nalepon bapak ang ru tako.
Cewek e ru ma angkek.. Sobuik i bapak ang ru sibuak e..
Sakik Rus.. Sakik Ati omak.. !!” :’( :’( nangi lo godang2 liak.
Onga : “Onde mak..!! Suaro operator turu ma mak.!! Dak cwek bapak ru ro..!!”
Omak : “Onde rus.. yo bongak omak seno giang..!!!” #$#$$ pensan lo liak.
ikolah akibat dek di hape urang jantan ado suaro batino tongue emotikon grin emotikon
Dek manengok omaknyo pensan lo liak, udin langsuang ngecek ;;
Udin : “Dengan ayiar angek cubo siram muko ru le nga. nak copek sadara.!!” bakojar ka dapuar.
Onga : “e… yola bongak biawak go ma.!!!”
BERSAMBUNG,,,,,,,,,, (Mokasiah jempolnyo)

CENGAR FC GUGUR DI PEREMPAT FINAL GEMPAR CUP KUANTAN MUDIK 2015





CENGAR FC yang mengikuti GEMPAR CUP 2015 harus angkat koper lebih dahulu setelah dikalahkan tim semenjana Pesbuk Fc. ini diluar prediksi banyak orang karena pada laga kedua, Cengar fc mengalahkan unggulan nomor 1 dari kuantan mudik Kasang Fc. Para pengamat dimana salah satunya SAYA :D memprediksikan Cengar Fc akan Bertemu di final melawan Kasang.

Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi para punggawa CENGAR FC karena mereka sebelumnya yakin akan memenangi turnamen ini, kekalahan ini diakibatkan karena CENGAR FC kehilangan beberapa pemain pilar yang pulang kampung. CENGAR FC ibarat pepatah "sudah jatuh tertimpa tangga pula", ini merujuk pada laga laga melawan PESBUK FC di mana setelah beberapa pilar tidak bermain,mereka juga kehilangan andalan utama (Iqbal dan Yoga) akibat cedera lutut yang menerpa kedua bintang tersebut.

Meski bermain tanpa beberapa pilar Cengar Fc berhasil menguasai jalannya pertandingan dan memimpin di babak pertama dengan skor 2-0. Petaka mulai datang di penghujung babak pertama Yoga mengalami cedera lutut yg memaksanya untuk ditarik keluar dan digantika Yuwandi Setiawan. "Kesialan' tidak cukup  sampai disitu, pada awal babak kedua Iqbal juga mengalami cedera di bagian lutut akibat hantaman dari pemain Pesbuk Fc. Setelah cederanya 2 pemain tersebut pemain cengar fc mulai terpancing emosinya dan Pesbuk Fc berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-3.